Kamis, 26 Desember 2013

Sajak Revolusi


Ketika yang seharusnya menangkap pencuri malah mencuri, yang seharusnya menghabisi pengedar narkoba malah pengguna, yang mengadili kejahatan malah penjahatnya, maka saat itulah mungkin layak pikirkan revolusi.
Ketika yang seharusnya mendidik malah mencari uang, yang sudah digaji cukup tiap bulan malah melakukan pungli, yang duduk nyaman sejahtera malah bengis memalak, maka saat itulah mungkin layak pikirkan revolusi.
Ketika yang diberikan amanah malah lupa diri, yang berkuasa menunjuk keluarga dan kerabatnya, maka saat itulah mungkin layak pikirkan revolusi.
Tapi siapa yang akan menggerakan revolusi ini? Apakah kita?
Karena di jalan-jalan raya, bukankah kita melintas dengan melanggar seluruh peraturan yang ada. Di jam-jam kerja, kita korup waktu kerja dan hak-hak orang lain. Pun kita bajak, curi, berpesta atas jerih payah orang lain? Atau antrian kita selak, tim
bangan kita kurangi. Orang lain tidak boleh, kita boleh. Bilang idealis, tapi diam-diam bermuka dua. Dan masih banyak lagi daftarnya.
Siapa yang akan menggerakan revolusi ini, kawan? Karena berpuluh tahun lalu orang-orang yang berdiri di depan gerakan Malah sekarang adalah pesakitan, Orang-orang yang berbicara kejujuran dan integritas malah sekarang penghianat paling zaim.                                                                                                            Maka saat itulah mungkin layak pikirkan revolusi.

#Tere Liye

Jenis-jenis Senjata Tapak Suci




Senjata ini bernama Pedang Mawar, salah satu jenis Golok yang diciptakan oleh Pendiri Tapak Suci, Bapak M. Barie Irsyad.



Keris merupakan senjata khas dari pulau jawa, senjata ini tidak umum digunakan dalam perkelahian atau pertempuran. Senjata ini lebih digunakan untuk acara2 terntentu.



Senjata ini bernama KATANA. Pada awal tahun 1960an Katana termasuk senjata yang digunakan dalam Tapak Suci. Salah satu tujuannya adalah mengimbangi beladiri dari jepang yang masuk dengan gencar ke Indonesia. Pendekar Besar M. Barie Irsyad memperoleh ilmu Katana langsung dari perwira jepang Makino pada masa pendudukan jepang di Indonesia.


Senjata ini bernama GOLOK MAWAR, golok khas Tapak Suci yang diciptakan oleh Pendekar Besar M. Barie Irsyad.


Celurit merupakan senjata khas dari masyarakat madura.



Senjata ini bernama CABANG, di Indonesia lebih dikenal dengan istilah TRISULA, siku-siku dan tekpi. Di Jawa pada masa Raja Airlangga yang memerintah di kerjaan Kahuripan di Jawa Timur (1019 - 1042) sudah digunakan senjata dengan nama Trisula (Tri=Tiga Sula=Tajam) yang ketiga bilahnya tajam dan runcing

SENJATA KHAS DAERAH

KUJANG
SENJATA KUJANG MERUPAKAN SENJATA KHAS DAERAH PASUNDAN

SENJATA KHAS DAERAH

SENJATA RENCONG MERUPAKAN SENJATA KHAS DAERAH NANGROE ACEH DARUSSALAM

Rabu, 25 Desember 2013

Motivasi

Kitaa bisa jadi siapa saja di dunia ini : seorang guru, seorang diokter, insinyur, apoteker, akuntan, buruh, karyawan, PNS, pembantu, helper, penjaga loket. Kita bisa jadi apa saja di dunia. Dan semuanya sama pentingnya sama mulianya.
Sepanjang kita berkomitmen penuh untuk menjadi orang yang :
1.       Berakhlak baik dan
2.       Bermanfaat.
Tanpa dua hal ini, bahkan saat jadi penguasa nomor satupun, tetap tidak ada gunanya. Sia-sia saja. Tapi dengan dua hal tersebut, jadi tukang sampah pun tetap sepesial dan memang selalu sepesial.

# Tere Liye

Jenis-jenis senjata Tapak Suci



Senjata ini namanya SEGU artinya Serba Guna, diciptakan oleh pendiri Tapak suci yaitu Bapak M. Barie Irsyad.


Senjata ini bernama SENAKAR (Senjata Andalan Pendekar), merupakan senjata spesial dan andalan dari pendekar Joko Suseno. Senakar dikembangkan dari senjata Tapak Suci SEGU oleh Joko Suseno sebagai bagian dari ujian pendekar tahun 1995. Sifat senakar adalah agresif. Bentuk serangn dan tangkisan beruntun dan kombinasi/variasi. Teknik senakar antara lain : Tusuk, Tebas, Sodok, Kait, Congkel, Besut, dan Putaran.



Tongkat (Toyak), tongkat panajang adalah sebagai senjata dasar di perguruan Tapak Suci, karena tongkat panjang memadai untuk mendasari hampir semua permainan senjata. Teknik Toyak antara lain : Putaran, Tusukan, Tebasan, Goresan.


Tombak yang khas dari Tapak Suci dengan ukuran panjang +/- 1,2 m.



Rante, diapakai untuk pertarungan jarak jauh dan juga untuk menghadapi beberapa lawan yang bersenjata. Di pertarungan jangka pendek sangat efektif sebagai senjata lunak dan keras. Tingkat kesulitan di Rante cukup tinggi karena membutuhkan koordinasi badan, keluwesan tubuh, timing yang tepat dan keberanian.

Selasa, 24 Desember 2013

Jurus pada Tapak Suci

Sebelum resmi berdiri, jurus-jurus khas Tapak Suci pada awalnya diberi nama dengan nomor, seperti Jurus 1, 2, dst. Setelah TAPAK SUCI dideklarasikan pada tahun 1963, jurus-jurus itu diberi nama dengan nama-nama flora dan fauna. Dasar penamaan ini agar senantiasa mengingat kebesaran Allah yang berkuasa menciptakan segala mahluk. Selain itu hal ini mengandung arti bahwa jurus TAPAK SUCI yang kosong akan sama halnya dengan tumbuhan dan hewan, yang hanya memiliki naluri dan hawa nafsu, tanpa memiliki akal dan budi pekerti, tanpa memiliki Iman dan Akhlak.
Terdapat 8 (delapan) jurus khas di dalam Tapak Suci, yaitu:
1.     Jurus Mawar
2.     Jurus Katak
3.     Jurus Naga
4.     Jurus Ikan Terbang
5.     Jurus Lembu
6.     Jurus Rajawali
7.     Jurus Merpati
8.     Jurus Harimau

Laksana Air


Bersabarlah seperti air. Terus mengalir ke bawah sesuai hokum alamnya, ketemu rintangan dia berbelok, ketemu celah kecil dia menyelip, ketemu batu ia menyibak, ketemu bendumgan, dia terus mengumpulkan diri sendiri, hingga semakin banyak, semakin tinggi, penuh terlampui bendungan tersebut, unruk mengalir lagi. Seolah dia tidak melakukan apapun, hanya diam, sabar, tenang, tapi sedang berusaha habis-habisan.
                Bersabarlah seperti air, ketika orang-orang tidak tahu betapa besar dan menakjupkannya rasa sabar tersebut.

#Tere Liye

Senin, 23 Desember 2013

Ikrar Anggota Tapak Suci


krar Anggota

TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH

1. Setia menjalankan ibadah dengan ikhlas karena Allah semata
2. Mengabdi kepada Allah, berbakti kepada bangsa dan negara, serta membela
keadilan dan kebenaran.
3. Menjauhkan diri dari segala perangai dan tingkah laku yang tercela.
4. Mencari perdamaian dan kasih sayang serta menjauhi perselisihan dan permusuhan.
5. Patuh dan taat kepada peraturan-peraturan serta percaya kepada kebijaksanaan
pimpinan.
6. Dengan IMAN dan AKHLAQ saya menjadi kuat, tanpa IMAN dan AKHLAQ saya menjadi 
lemah.

Laa hawla wa laa kuwwata illaa billaahil 'aliyyil 'adzhiim